Hiasan Botol Plastik Mudah Dan Elegan

Kreativitas memang tidak terbatas pada bahan yang digunakan, hiasan botol plastik kini semakin banyak dijumpai di tempat-tempat berkumpul atau keramaian di kota-kota besar.

Ketersediaan bahan dasar hiasan botol plastik yang terdiri dari beragam jenis botol plastik ternyata memang tersedia dalam jumlah  yang sangat besar. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan mengenai pengelolaan limbah dengan metode penggunaan kembali (Reuse), pengurangan penggunaan (Reduce), dan pemanfaatan kembali/daur ulang (Recycle) atau yang dikenal dengan metode 3R.

Daya Tarik Hiasan Botol Plastik

Menariknya, hiasan botol plastik yang terkesan biasa dan murah ini dapat menaikkan daya tarik sebuah ruangan dengan menjadi bagian dari ornamen hiasan interior suatu ruangan. Tidak terbatas hanya lingkungan rumah, ternyata lingkungan bisnis termasuk perkantoran dan restoran juga sudah banyak yang menggunakan beragam hiasan berkualitas yang terbuat dari botol plastik.

Bahan Dasar Hiasan Botol Plastik

Pemilihan bahan dasar dari hiasan botol plastik tentunya diperlukan ketelitian yang cukup tinggi dan keterampilan untuk dapat mengombinasikan paduan model/bentuk serta warna yang tepat dengan ditambahkan pewarnaan beberapa bagian yang disertai hiasan pendukung lainnya.

Cakupan dari ragam bentuk hiasan botol plastik pun tidak dibatasi, pengrajin dapat menggunakan bahan botol plastik yang tidak terpakai secara keseluruhan maupun bagian-bagian tertentu saja. Seperti membuat dompet, daun, bahkan miniatur kendaraan.

Kendati demikian jenis peralatan dan perlengkapan pendukung lainnya pun perlu dipersiapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan dan rencana desain yang sudah di rencanakan. Perlengkapan dan kelengkapan bahan pendukung lainnya seperti:

  • Alat pemotong (gunting, cutter, silet dan sejenisnya);
  • Alat tulis penanda (spidol kecil, pensil, ballpoint);
  • Alat Perekat (Lem maupun isolasi);
  • Alat pewarna (Spidol, Cat semprot, cat air/minyak dan sebagainya);
  • Kelengkapan pendukung (Mata Ikan, Tali, kawat, dan sebagainya);
  • Termasuk kelengkapan maupun bahan-bahan lainnya yang bisa ditambahkan untuk menambahkan daya tarik hiasan botol plastik tersebut

Nilai Estetika Hiasan Botol Plastik

Bagi sebagian kalangan masyarakat, penggunaan limbah botol plastik untuk dijadikan hiasan masih merupakan hal yang baru dan masih mengundang perspektif negatif dengan kesan “limbah” di dalamnya.

Tidak dapat dipungkiri lagi memang konotasi atau pemahaman dari kata “Penggunaan Kembali Limbah” masih belum begitu baik penerimaannya di tengah masyarakat Indonesia khususnya perkotaan besar.

Meskipun edukasi mengenai penggunaan limbah terutama limbah botol plastik oleh pihak pemerintah maupun organisasi sosial masyarakat terus di suarakan. Namun penerimaannya masih kurang baik terkendali waktu yang dimiliki oleh sebagian orang yang tinggal di perkotaan kelas menengah yang cukup sempit.

Menariknya justru terletak pada perusahaan-perusahaan besar maupun hotel-hotel besar di ibu kota dan kota-kota besar sudah mulai menggunakan hiasan botol plastik ini yang dipadukan dengan beberapa tambahan yang membuat hiasan yang terbuat dari limbah botol plastik tersebut memang lebih terlihat mewah.

Botol Plastik Berkualitas Tinggi

Kendati penggunaan bahan dasar hiasan botol plastik cenderung memanfaatkan limbah botol plastik, namun kita bisa memulainya dengan menggunakan dan memilih kemasan Botol Plastik berkualitas untuk produk yang hendak dipasarkan maupun hendak dibeli.

Penggunaan botol plastik memang dipilih sebagai pilihan yang berdasarkan harga yang cenderung murah, namun demikian kualitas dari botol plastik tetap harus diperhatikan.

Penggunaan botol plastik yang tidak berkualitas akan dapat menimbulkan rusaknya cairan yang ada di dalam kemasan plastik tersebut. Bakteri dan Jamur merupakan hal paling utama yang perlu diperhatikan dalam pengemasan baik kemasan botol kaca maupun kemasan botol plastik.

Mulailah untuk menggunakan kemasan botol plastik  yang berkualitas untuk produk yang dipasarkan agar dapat dimanfaatkan oleh pembeli produk sebagai bagian dari 3R (Reuse, Reduce, Recycle) untuk lingkungan.